Blogroll

Minggu, 17 Juli 2016

Ketika Santri Lirboyo Ngecrit Saat Lalaran

Wekekek. Sauadari Ahid, santri Lirboyo asal Kebumen (foto ini hanya ilustrasi saja)
Yang dimaksud ngecrit di sini adalah ngimpi metu mani dan benar keluarnya. sedangkan yang dimaksud dengan lalaran adalah kegiatan pesantren berupa pemabacaan nazdom berbahasa arab secara bersama-sama.
Saat kegiatan lalaran bersama yang didampingi oleh seorang mustahiq, ada santri tiba-tiba yang menghadap mustahiq untuk izin keluar ruangan.
"Pak, izin keluar", kata si santri.
"Mau kemana? mau ngapain?" tanya mustahiq.

"Mau mandi besar pak", jawab si santri.
"Lho, lho, kok bisa? Ngecrit yah?" tanya mustahiq lagi penuh keheranan.
Santri pun menjawab," iya pak, saya lalaran ketiduran dan ngecrit".
"Jos, mantap," sahut mustahiq mengapresiasi santri yang ingin segera menyegerakan kewajiban mandi besar dengan tidak menunda-nundanya.
Owalah, izin bukannya untuk kencing atau berak, tapi izin untuk mandi besar.
_____________________

Pernah distatuskan di akun fesbuk berdasarkan cerita yang didapat saat main ke pondok Lirboyo pada 22 november 2015 
Oleh: Indirijal Lutofa

0 komentar

Posting Komentar